Tetap Jaga Keajegan Bali, JMW Terus Dukung Semangat Profesionalisme Pecalang

Tetap Jaga Keajegan Bali, JMW Terus Dukung Semangat Profesionalisme Pecalang

BR-V # Denpasar – Bali || Ketua MDA Kota Denpasar, Jro Mangku Wisna (JMW) usai pelantikan manggala utama pecalang Bali mengatakan, pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk membangkitkan semangat dan profesionalitas pecalang se-Bali.

Menurut JMW, sosok Manggala Utama Yakni Brigjen Pol (Purn) Drs, Dewa Made Suharya,  yang baru dilantik diyakini mampu memberi dukungan moral sekaligus penguatan kapasitas bagi pecalang se-Bali.

“Pelantikan ini sangat bagus, sangat positif. Beliau memiliki rekam jejak yang kuat, sehingga tentu akan sangat mensupport dan menyemangati pecalang se-Bali,” ujarnya.

Jumlah pecalang di Bali saat ini diperkirakan mencapai kurang lebih 25 ribu personel yang tersebar di seluruh desa adat.

Dengan jumlah yang besar tersebut, sistem koordinasi berjenjang menjadi kunci utama efektivitas komando.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme koordinasi akan berjalan melalui struktur organisasi, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa adat.

“Pengkoordinasian dilakukan secara berjenjang sesuai birokrasi. Perintah dari atas harus bisa sampai kepada pecalang di tingkat bawah, baik melalui media sosial, instruksi tertulis, maupun komunikasi langsung,” jelasnya.

Sembari berharap pengalaman di bidang keamanan formal dapat dikolaborasikan dengan sistem pengamanan berbasis adat Bali.

Kemungkinan besar akan ada inovasi-inovasi baru di bawah kepemimpinan beliau nantinya, dan pengalaman beliau dalam menjaga kamtibmas.

“Jika dikolaborasikan dengan pengamanan adat tentu akan menambah wawasan dan kesempurnaan sistem pecalang,” kata JMW yang juga sebagai Bendesa Adat Kesiman, Rabu (4/3/2026).

JMW juga membuka peluang digelarnya pertemuan atau apel akbar pecalang se-Bali yang akan di Laksanakan pada tanggal, 7 Maret 2026 ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan soliditas para pecalang se-Bali. (Bud)