
Kota Bogor,beritarepublik-viral.com – Kegiatan sosial untuk berbagi kepedulian dan mempererat toleransi antarumat beragama digelar dalam acara yang bertajuk Ngaburweling (Ngabuburit dan Tarawih Keliling) pada Senin 23 Februari 2026 di Klenteng Phan Ko Bio, Kampung Pulo Geulis, Bogor Tengah, Kota Bogor.
Kegiatan yang di prakarsai oleh Yayasan Desa Inklusi ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan dihadiri langsung oleh Dedie A. Rachim, Camat Bogor tengah Dheri wiriadirama, S.STP, beserta unsur jajaran forkopimcam, Lurah Babakan Pasar Kartini wulandari,S.sos, beserta staf kelurahan, tokoh ulama, Rt/Rw setempat, dan unsur masyarakat sekitar.
Rangkaian acara tersebut meliputi kegiatan pembagian bantuan sosial (baksos), kemudian buka puasa bersama, dan dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah di Masjid Jami Baitul Maghfiroh Jalan Roda, Kampung Padabeunghar.
Direktur Yayasan Desa Inklusi, Lazira Amadea menjelaskan bahwa program ngaburweling merupakan konsep kegiatan Ramadhan yang mengombinasikan dengan kegiatan ngabuburit, berbagi bantuan sosial, dan tarawih keliling di berbagai wilayah di Kota Bogor.
“Biasanya buka puasa bersama dilakukan di masjid-masjid dan itu sudah biasa. Kali ini kami mencoba konsep yang berbeda, dengan menggelarnya di klenteng.
Kampung Pulo Geulis memiliki tingkat toleransi yang sangat tinggi, dan Klenteng Phan Ko Bio sering menjadi tempat berbagai kegiatan lintas agama,” ujarnya.
Dalam kegiatan ngaburweling tersebut, bantuan sembako disalurkan kepada lansia dan anak yatim piatu yang membutuhkan. Program ngaburweling ditargetkan menjangkau enam kecamatan di Kota Bogor.
Pengurus Klenteng Phan Ko Bio, Candra Kusuma, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kawasan Pulo Geulis sebagai lokasi kegiatan. Ia menyebut keberadaan klenteng bersejarah tersebut menjadi simbol kuat keberagaman di Kota Bogor.
Dedie A. Rachim juga mengapresiasi kegiatan ngaburweling yang dinilai memperkuat dan mengharumkan citra Kota Bogor sebagai kota toleran. Ia menjelaskan bahwa Klenteng Phan Ko Bio telah berdiri sejak tahun 1703 dan menjadi bagian dari jejak sejarah kota.
Selain itu, mengingat Momentum perayaan Imlek yang bersamaan dengan bulan suci Ramadhan disebut menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama. Rangkaian ngaburweling kemudian ditutup dengan tarawih keliling di Masjid Jami Baitul Maghfiroh serta dilengkapi dengan sambutan dari Dedi A. Rahim dan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada pengurus DKM masjid Baitul maghfiroh, untuk dibagikan kepada yang berhak dan yang membutuhkan, terkait kegiatan ngaburweling tersebut.
Melalui kegiatan ngaburweling ini, diharapkan agar melahirkan dampak positif yaitu timbulnya semangat toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial di Kota Bogor diharapkan terus terjaga, khususnya selama Ramadhan.(Jurnalis : Bambang Saputro,ST.,Gr)


