Beritarepublikviral.com Medan – Viralnya kasus korban yang dijadikan tersangka karena disuruh penyidik Polsek Pancur Batu Brigadir SZH menangkap maling di toko sendiri semakin viral dan berbuntut panjang.
Pasalnya korban bersama keluarganya yang disuruh polisi untuk menangkap pelaku pencurian dijadikan tersangka atas laporan orang tua pelaku pencurian atas tuduhan melakukan penganiayaan saat proses penangkapan di hotel Kristal Medan Tuntungan pada 23 September 2025 yang lalu.
Dalam kasus ini satu orang yang merupakan pelapor kasus pencurian langsung ditangkap dan ditahan sementara tiga lainnya langsung dijadikan DPO oleh Kapolrestabes Medan dan langsung di rilis ke media sosial untuk mempermalukan korban pencurian.
Kasus ini menjadi perhatian public karena viral dan masyarakat merasa aneh akan proses korban yang dijadikan tersangka di Polrestabes Medan. bahkan keluarga korban pencurian sempat histeris di Polrestabes Medan dikarenakan Putra Sembiring tidak ditahan di tahti melainkan di tempatkan di sel tikus lantai 2 gedung Satreskrim Polrestabes Medan.
Saat itu Ibu kandung dari Putra Sembiring bersama keluarganya sempat histeris dikarenakan sudah tiga hari mereka tidak diperbolehkan bertemu Putra Sembiring. Sehingga hal tersebut menjadi pemicu kericuhan di polrestabes medan bahkan terdengar teriakan minta tolong kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto.
Bahkan mirisnya saat akan dilakukan rekontruksi di hotel Kristal, Putra Sembiring korban pencurian yang dijadikan tersangka malahan di sekap berjam jam didalam mobil sementara dua orang pelaku pencurian bebas merokok dan ngobrol bersama Polisi sehingga saat itu suasana semakin ricuh dan petugas resmob polrestabes Medan tiba tiba membawa Putra Sembirng pergi meninggalkan lokasi.
Kasus tersebut dikabarkan sempat menjadi perhatian Komisi III DPR RI dikarenakan pihak keluarga korban yang dijadikan tersangka mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo, Ketua DPR RI dan Komisi III DPR RI yang meminta agar dilakukan Rapat dengar Pendapat di di Komisi III DPR RI seperti kasus di Polres Sleman yang karena mengejar jambret dijadikan tersangka.
Seorang warga Sumatera Utara yang ditemui awak media ini mengaku sangat prihatin terhadap kasus korban pencurian yang dijadikan tersangka di Polrestabes Medan ini.
“Saya sangat prihatin terhadap hukum di Negara kita ini, bagaimana pula bisa korban yang toko ponsel usaha keluarganya di curi menjadi tersangka atas laporan maling itu sendiri, ini kan sangat aneh dan ada saya duga ini rekayasa oknum Polisi. Makanya sampai segitunya Polisi mempertahankan kasus ini. Sampai sampai saat rekontruksi korban disekap di dalam mobil berjam jam layaknya penjahat kelas kakap, saya juga dapat kabar bahwa diduga Putra Sembiring sempat disekap di sel tikus di lantai 2 gedung satreskrim Polrestabes Medan ini jelas sudah ada dugaan Pelanggaran Ham Berat dalam penempatan tahanan di sel tikus,” tandasnya
Maka dari itu saya sebagai Masyarakat meminta agar Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI agar datang ke Polrestabes Medan untuk melihat bagaimana penegakan hukum yang terjadi terhadap korban yang dijadikan tersangka.
“Jangan sampai kami masyarakat tidak percaya lagi dengan Polri, saya yakin Bapak Presiden dan Kapolri juga sudah tau akan hal ini tapi kenapa Kapolri masi diam saja belum ada tindakan, bahkan saya lihat tadi di tiktok pengacara terkenal Hotmat Paris Hutapea sudah mulai membahas korban dijadikan tersangka melalui akun tiktoknya. Kasus yang di Polres Seleman yang jambret aja mati dibahas dan di tutup, ini masalah yang di medan karena orang tua maling itu tidak senang anaknya ditangkap mencuri makanya dia buat laporan ke Polisi dan mengaku bahwa anaknya yang maling itu dianiaya ini kan sangat aneh jadinya. Maka denga ini saya meminta dan memohon dengan sangat agar Ketua DPR RI dan Komisi III DPR RI segera membahas hal ini di RDP,” ujarnya sabtu 21 Februari 2026
Ketua Komisi III DPR RI Dr. Habiburokhman, S.H, M.H menanggapi hal tersebut menjelaskan bahwa Komisi III DPR RI sudah mengatensi hal tersebut.
“itu sudah kami atensi dan penangguhan penahanan atas atensi kami,” ungkapnya. (Tim)


