BR-V // Muara Enim, Sumatera Selatan — Skandal penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ilegal di Desa Lembak kian menguat setelah tim investigasi Berita Republik Viral (BR-V) melakukan penelusuran lanjutan di sekitar lokasi gudang yang diduga milik sosok berinisial ICN. Fakta di lapangan menunjukkan aktivitas tersebut tidak bersifat sporadis, melainkan terorganisir dan berlangsung dalam waktu lama.
Hasil pantauan menemukan keluar-masuk kendaraan tangki modifikasi dan mobil bak terbuka hampir setiap hari, terutama pada malam hingga dini hari. Solar yang ditampung dalam puluhan baby tank berkapasitas besar diduga dipindahkan secara bertahap untuk diedarkan ke sejumlah wilayah industri dan proyek besar.
Warga sekitar mengaku aktivitas gudang sudah berlangsung berbulan-bulan bahkan disebut mencapai lebih dari satu tahun. Namun hingga kini tidak terlihat adanya tindakan penertiban dari aparat penegak hukum.
“Kalau malam rame pak, mobil keluar masuk. Tapi tidak pernah ada razia. Aman terus,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena khawatir mendapat tekanan.
Investigasi BR-V juga mengindikasikan adanya sistem pengamanan informal di sekitar lokasi. Beberapa orang terlihat berjaga di titik masuk gudang, diduga untuk memantau kedatangan pihak luar maupun aparat.
Nama ICN disebut sebagai sosok yang memiliki jaringan kuat dalam distribusi solar ilegal tersebut. Sumber internal mengungkapkan bahwa solar didapat dari jalur distribusi gelap yang kemudian ditimbun sebelum dijual kembali dengan keuntungan besar.
Praktik ini bukan hanya merugikan negara dari sisi pajak dan distribusi BBM bersubsidi, tetapi juga berpotensi besar memicu kebakaran serta kerusakan lingkungan akibat penyimpanan tanpa standar keselamatan.
Publik kini mempertanyakan lemahnya pengawasan dan penindakan di wilayah tersebut. Dugaan adanya pembiaran atau perlindungan oknum tertentu pun mulai mencuat seiring bebasnya aktivitas gudang penimbunan tersebut.
BR-V mendesak aparat kepolisian, khususnya jajaran Polda Sumatera Selatan, untuk segera turun langsung, mengusut tuntas jaringan mafia migas ini, serta menangkap seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.
Investigasi akan terus berlanjut. Tim BR-V tengah mengumpulkan bukti tambahan, termasuk alur distribusi solar ilegal dan dugaan keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini. (Team BR-V)


