Truk Boks Serempet Kanopi Warung di Wijaya Kusuma, Suasana Sempat Tegang, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

Truk Boks Serempet Kanopi Warung di Wijaya Kusuma, Suasana Sempat Tegang, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

Jakarta Barat, BRV.com — Suasana tenang di lingkungan RT 03/RW 06, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, mendadak ricuh setelah sebuah mobil boks bernomor polisi D 9408 AH menyenggol kanopi warung milik warga, Selasa (17/2/2026).

Peristiwa terjadi saat truk boks yang dikemudikan sopir berinisial AR melintas di jalan lingkungan yang dikenal cukup sempit. Saat hendak melanjutkan perjalanan, bagian atas kendaraan diduga menyentuh kanopi warung yang menjorok ke depan. Benturan keras pun tak terhindarkan.

Warga sekitar sempat keluar rumah setelah mendengar suara keras dari lokasi kejadian. Tiang penyangga kanopi terlihat bengkok dan atap kanopi miring akibat terserempet badan kendaraan yang tinggi.

Pemilik warung berinisial U mengaku terkejut saat mendengar suara benturan tersebut. Ia langsung bergegas keluar dan mendapati bagian depan warungnya sudah dalam kondisi rusak.

“Saya dengar suara keras sekali. Pas saya lihat, kanopi sudah miring, tiangnya belok. Ini jelas merugikan saya,” ujar U kepada awak media di lokasi.

Menurut U, kerusakan itu berdampak pada aktivitas usahanya. Ia meminta agar sopir bertanggung jawab dan mengganti kerugian yang ditimbulkan. “Saya hanya minta tanggung jawab. Diselesaikan baik-baik saja,” tambahnya.

Sementara itu, AR saat dikonfirmasi mengaku dirinya bekerja di gerai J&T Express yang berlokasi di Jalan Swadaya Raya No. 105, RT 06/RW 10. Ia menyebut saat kejadian sedang dalam perjalanan mengirim barang ke wilayah Jalan Swadaya Blok G7.

AR berdalih tidak mengetahui adanya kanopi yang menjorok ke badan jalan. Ia juga mengungkapkan bahwa kendaraan yang dibawanya berukuran besar sehingga memiliki keterbatasan pandangan di bagian atas.

“Saya tidak tahu ada kanopi di situ. Mobil yang saya bawa besar, mungkin kurang kelihatan,” kata AR singkat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerusakan pada kanopi membuat aktivitas warung sempat terganggu dan memicu perhatian warga sekitar. Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak masih berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama.