Reses Masa Persidangan II Tahun 2026, Kamjawiyono Serap Aspirasi Warga Driyorejo untuk Prioritas Pembangunan Desa

Reses Masa Persidangan II Tahun 2026, Kamjawiyono Serap Aspirasi Warga Driyorejo untuk Prioritas Pembangunan Desa

BeritaRepublikviral.com || Gresik  Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi Partai Gerindra, Kamjawiyono, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026, Minggu (15/02/2026) sore di Desa Sumput. Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Petiken Mardi Utomo, Kepala Desa Gadung Suwarno, Kepala Desa Mulung Subagiyo, serta perwakilan dari masing-masing desa di wilayah Kecamatan Driyorejo.

Dalam awal sambutannya, Kamjawiyono menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan reses yang menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia juga menyinggung peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra yang baru saja dilaksanakan.

“Alhamdulillah pagi tadi kita telah ber-euforia melaksanakan peringatan HUT Gerindra ke-18. Namun tidak dengan pesta pora, melainkan melalui kegiatan olahraga, santunan, dan perbaikan jalan. Ini bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Kamjawiyono menegaskan bahwa kegiatan reses memiliki peran strategis karena menjadi dasar utama dalam penyusunan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang bersumber dari aspirasi masyarakat. Menurutnya, tanpa melalui reses, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dikhawatirkan tidak tepat sasaran.

“Reses ini sangat signifikan, karena Pokir kami dasarnya dari reses. Apabila tidak melalui reses, dikhawatirkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan tidak berjalan dengan benar. Oleh karena itu, mari kita kawal bersama program pemerintah, termasuk program Presiden Prabowo, agar APBD dan APBN benar-benar tepat sasaran dan dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan. “Kita harus benahi apa yang kemarin kurang benar. Kita harus siap membenarkan, sehingga tidak ada kasus seperti di daerah lain yang tersangkut persoalan hukum,” imbuhnya.

Dalam reses tersebut, Kamjawiyono menjelaskan bahwa usulan Pokir dibatasi maksimal 10 usulan, sehingga desa diminta menentukan skala prioritas. Beberapa prioritas utama yang menjadi fokus antara lain Jalan Poros Desa (JPD), Posyandu, dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembenahan jalan lingkungan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

Ia juga meminta seluruh perwakilan desa untuk mengisi formulir aspirasi secara jujur dan sesuai kondisi riil di lapangan. Formulir tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam penyusunan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD).

“Kami harapkan pengisian form sesuai kondisi sebenarnya. Jangan fokus dulu pada hibah, tetapi utamakan kebutuhan utama seperti jalan lingkungan, kesehatan, dan infrastruktur dasar,” jelasnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah kepala desa menyampaikan aspirasi pembangunan di wilayah masing-masing. Kepala Desa Sumput mengusulkan perbaikan jembatan yang kondisinya landai dan kerap menjadi langganan banjir, serta permintaan pembangunan box culvert di wilayah RT 16 guna mengatasi genangan air.

Sementara itu, Kepala Desa Mulung, Subagiyo, mengusulkan peminggian Jalan Mulung–Bambe yang telah beberapa kali diajukan, serta melanjutkan pengecoran jalan poros desa yang saat ini banyak mengalami kerusakan. Ia berharap adanya dukungan penuh dari DPRD agar pembangunan di desanya dapat segera direalisasikan.

Kepala Desa Gadung, Suwarno, juga menyampaikan aspirasi terkait lanjutan pengaspalan jalan kabupaten antara Bangkingan–Randegansari, perbaikan jalan poros desa dari waduk hingga gardu PLN, serta perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) karena terdapat sekitar 12 tiang lampu yang saat ini tidak berfungsi.

Menutup kegiatan tersebut, Kamjawiyono berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat menjadi dasar dalam memperjuangkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Gresik, khususnya di Kecamatan Driyorejo.

“Kami berharap semua harapan masyarakat desa bisa tercapai dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Reses ini adalah komitmen kami untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.