Berita Republik Viral -Muratara(Sumsel)
Pemerintah kabupaten Muratara melalui Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni, mengeluarkan ultimatum keras kepada pangkalan gas LPG nakal yang beroperasi di kabupaten Muratara provinsi sumatera Selatan. Ultimatum ini di sampaikan bupati jika”Ketahuan main harga eceran terendah (Het) dengan menjual diatas harga normal saya tidak main-main dalam hal ini maka izin saya cabut!”ungkapnya. Jumat (13/04/26).
Peringatan ini disampaikan menyusul kelangkaan gas LPG yang terus dikeluhkan masyarakat kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Ia,menegaskan bahwa pangkalan yang terbukti bermain harga dengan menjual diatas harga eceran,terendah,diatas harga normal,menimbun,maka sangsi tegas dengan kami akan langsung dicabut izinnya tanpa kompromi, Ia juga memerintahkan kepada OPD terkait khususnya Disperindag ,para camat dan para kepala desa untuk melakukan pengawasan secara langsung,serta memantau jika ada pangkalan gas LPG menjual atau menimbun gas untu melaporkan langsung,kesaya atau APH, untuk langsung kita proses laporannya.
Di katakannya”Harga gas LPG di Muratara seharusnya sekitar Rp25.000 per tabung karena biaya transportasi ditanggung Pertamina, tapi faktanya masih melonjak tinggi,” kata Bupati. Ia menilai hal ini terjadi akibat ulah oknum penyalur yang tidak bertanggung jawab.
Pemkab Muratara akan terus menelusuri rantai distribusi gas yang ada di Muratara mulai dari tingkat distributor,agen sampai ke pengecer, ungkapnya.(Tim/fwd.i/iwo.i/)


