Lilik Hendarwati Serap Aspirasi Warga RW 4 Banjar Sugihan, Tegaskan Aspirasi Bisa Disampaikan Tanpa Menunggu Reses

Lilik Hendarwati Serap Aspirasi Warga RW 4 Banjar Sugihan, Tegaskan Aspirasi Bisa Disampaikan Tanpa Menunggu Reses

BeritaReoublikViral.com || Surabaya Kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKS, Lilik Hendarwati, di RW 4 Banjar Sugihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme warga.

 

Reses yang merupakan bagian dari Masa Persidangan ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan.

 

Dalam sambutannya, Lilik menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal kedewanan, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk hadir dan mendengarkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat tidak harus menunggu reses untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan.

 

“Kantor kami di Indrapura juga terbuka bagi warga yang ingin menyampaikan berbagai persoalan. Jadi tidak perlu menunggu reses untuk menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, setiap anggota DPRD Provinsi Jawa Timur hanya memiliki enam titik reses dalam satu masa sidang, sementara Kota Surabaya memiliki 31 kecamatan dan 156 kelurahan. Karena itu, kesempatan bertemu langsung dengan warga dinilai sangat berharga dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

 

Dalam dialog bersama warga, sejumlah keluhan mencuat, terutama terkait belum meratanya bantuan sosial. Lilik menekankan pentingnya pembaruan data (update data) penerima bantuan seperti KIP, PIP, maupun bantuan lainnya agar benar-benar tepat sasaran.

 

“Permasalahan terkait bantuan yang belum merata harus menjadi perhatian bersama. Perlu adanya pembaruan data agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ungkapnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa pihak yang paling memahami kondisi riil masyarakat di lapangan adalah pengurus RT dan RW. Karena itu, peran RT dan RW dinilai sangat penting dalam memberikan data dan informasi akurat mengenai warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

 

Seluruh masukan yang disampaikan warga, lanjut Lilik, akan dicatat dan dihimpun untuk kemudian diperjuangkan dalam pembahasan APBD.

 

Jika usulan tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka akan didorong masuk dalam program dan anggaran provinsi. Namun jika menjadi ranah pemerintah kota, pihaknya akan berkoordinasi dengan anggota DPRD Kota Surabaya agar tetap dapat ditindaklanjuti.

 

Sebagai anggota Komisi C yang membidangi keuangan dan perbankan, Lilik juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan UMKM.

 

Ia mendorong masyarakat memanfaatkan kemudahan perizinan usaha serta akses permodalan melalui Bank Jatim dan BPR Jatim agar pelaku UMKM dapat berkembang dan memiliki daya saing lebih baik.

 

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar dapat diperjuangkan dan memberikan manfaat nyata bagi warga RW 4 Banjar Sugihan.