Tafakur Alam Sambut Ramadhan, LPIQ Gelar Wisata Edukatif dan Religi Ke Kota Bandung

Tafakur Alam Sambut Ramadhan, LPIQ Gelar Wisata Edukatif dan Religi Ke Kota Bandung

 

Jakarta, BRV.com — Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, Lembaga Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (LPIQ) Addiniyah Al-Islamiyah Masjid Al Rayah menggelar kegiatan Tafakur Alam melalui wisata edukatif dan religi ke Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mempererat Ukhuwah Islamiyah dengan Senandung Dzikir Alam.”

Tafakur alam ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus pembinaan spiritual bagi para santri dan keluarga besar LPIQ dalam menyongsong bulan penuh keberkahan. Sebanyak tiga unit bus mengantarkan rombongan yang terdiri dari seluruh santri LPIQ bersama para orang tua. Antusiasme tampak sejak keberangkatan, mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan yang terjalin erat.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Karang Setra Waterland Jalan Sirnagalih Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Di lokasi wisata tersebut, para santri dan orang tua menikmati suasana rekreasi yang edukatif dan menyegarkan. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan keceriaan, serta memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan LPIQ.

Usai dari Karang Setra, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Agung Bandung yang berada di kawasan Alun-Alun, Jalan Dalem Kaum Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Di masjid bersejarah ini, peserta melaksanakan ibadah, doa bersama, serta refleksi spiritual. Suasana khidmat terasa ketika para santri diajak merenungi makna syukur, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai bekal memasuki bulan suci Ramadhan.

Pimpinan LPIQ, Syubhan Arif Fatullah, S.T, menegaskan bahwa kegiatan tafakur alam ini dirancang bukan sekadar rekreasi, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual santri.

“Tafakur alam ini menjadi pembelajaran langsung bagi santri bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Menyambut Ramadhan, kami ingin menanamkan nilai syukur, disiplin, dan kekompakan,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para santri dapat memasuki bulan suci Ramadhan dengan hati yang gembira, jiwa yang tenang, serta semangat ibadah yang semakin meningkat.

Kesan positif juga disampaikan oleh salah satu orang tua santri, Ayah Fadhil Rasyid Yafiq, yang mengapresiasi konsep wisata edukatif yang dipadukan dengan nilai sejarah dan religi.

“Masya Allah, sangat memuaskan. Selain rekreasi, anak-anak juga dikenalkan dengan banyak sejarah, termasuk taman dan kawasan peninggalan zaman Belanda di sekitar Jalan Asia Afrika Bandung. Ini menjadi pengalaman berharga bagi santri dan orang tua,” ungkapnya.

Kegiatan tafakur alam ini ditutup dengan kebersamaan seluruh peserta sebelum kembali ke Jakarta. Perjalanan tersebut meninggalkan kesan mendalam serta menumbuhkan semangat baru bagi santri dan keluarga besar LPIQ dalam menyongsong Ramadhan yang penuh rahmat dan keberkahan.