BR-V || Muara Enim- 31 Januari 2026 – Kenaikan harga emas 24 karat di Desa Sugihwaras Barat, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, membuat masyarakat merasa khawatir bahkan panik. Berdasarkan wawancara dengan salah satu Toko masyarakat, Suwismar, pada malam hari ini, harga emas 24 karat telah mencapai angka Rp17.200.000 per suku.
“Kenaikan harga yang cukup signifikan ini membuat banyak masyarakat menjerit. Terutama bagi kita yang berada di daerah yang menjadikan emas sebagai salah satu kebutuhan penting, misalnya dalam acara pernikahan,” ujar Roni Paslah yang mewakili suara masyarakat setempat.
Roni juga mengajak pihak pemerintah bidang ekonomi untuk segera mengawasi kondisi ini, agar harga emas dapat terkontrol dan tidak memberatkan masyarakat lebih lanjut.
Diketahui bahwa harga emas cenderung berfluktuasi mengikuti kondisi ekonomi global, nilai tukar mata uang, serta kebijakan pemerintah terkait komoditas tersebut. Sebelumnya pada November 2025, Kementerian Keuangan telah menerapkan kebijakan bea keluar ekspor emas hingga 15% yang disesuaikan dengan harga pasar global, dengan tujuan meningkatkan penerimaan negara dan mendorong pengembangan industri emas dalam negeri.
Untuk mendapatkan informasi resmi terkait perkembangan harga emas dan langkah penanganan yang akan dilakukan pemerintah, masyarakat dapat menghubungi Dinas Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Muara Enim atau mengikuti pembaruan dari sumber berita resmi lokal. (Roni pasla)


