Kab.Bogor,beritarepublik-viral.Com
Cigombong-Dbesnews.com” Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) yang ditempatkan di Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor,kamis 29 Januari 2026 di tengah menjalankan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang terintegrasi dan strategis. Fokus utama kegiatan KKN ini adalah mengangkat potensi ekonomi lokal melalui modernisasi produk tradisional berbasis kearifan lokal.
“Ketua KKN UMBARA Desa Ciadeg Asep Suhendar : menyampaikan bahwa program unggulan mahasiswa terpusat pada optimalisasi *(Manisan Paladang). camilan khas Sunda berbahan dasar pala dan gedang, agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas tanpa meninggalkan nilai budaya.
“Fokus utama program ini adalah optimalisasi Manisan Paladang sebagai produk unggulan desa, agar memiliki nilai tambah dan daya saing melalui sentuhan inovasi, legalitas, dan pemasaran “ujarnya
Kegiatan KKN UMBARA di Desa Ciadeg tidak hanya menitikberatkan pada sektor ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, dan lingkungan sebagai fondasi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
1.novasi UMKM Menuju Sertifikasi Halal
Sebagai langkah penguatan UMKM, mahasiswa melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Cigombong untuk memfasilitasi proses pembuatan label dan sertifikasi halal bagi Manisan Paladang. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan pemasaran produk.
Puncak promosi produk dilakukan pada hari Minggu melalui kegiatan Bazar Desa. Dalam kegiatan tersebut, Manisan Paladang resmi diperkenalkan kepada masyarakat luas. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam proses produksi, tetapi juga mendampingi strategi pemasaran langsung (*direct selling*) kepada pengunjung bazar usai kegiatan senam bersama warga.
2. Pilar Pendidikan dan Pengembangan Karakter
Di bidang pendidikan, mahasiswa KKN UMBARA aktif melaksanakan berbagai program pembelajaran bagi generasi muda Desa Ciadeg, di antaranya pendampingan belajar di PAUD dan PAUD Mandiri, pengelolaan Taman Baca untuk meningkatkan literasi anak, serta bimbingan belajar (bimbel) yang rutin dilaksanakan di posko KKN pada sore hari.
Selain itu, mahasiswa juga melakukan kunjungan ke SMK Tri Wijaya sebagai upaya membangun jejaring pendidikan dan memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
3. Sinergi Kemasyarakatan dan Kepedulian Lingkungan
Dalam mendukung keberhasilan pemberdayaan UMKM, mahasiswa turut berperan aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Pendampingan Posyandu dilakukan untuk memantau kesehatan dan tumbuh kembang balita. Di sisi lingkungan, mahasiswa melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) serta melakukan kunjungan lapangan ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) RW 09 guna memetakan persoalan sampah bersama tokoh masyarakat.
Pendekatan kultural juga menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan, dengan mengikuti pengajian rutin serta menjalin koordinasi intensif bersama ketua RT setempat agar setiap program yang dijalankan tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua KKN menegaskan bahwa pemberdayaan Manisan Paladang memiliki makna lebih dari sekadar produk ekonomi.
“Pemberdayaan Manisan Paladang adalah simbol bagaimana kearifan lokal Sunda dapat tetap eksis di era modern melalui sentuhan inovasi mahasiswa dan dukungan regulasi pemerintah,” pungkasnya.
Jurnalis : Bambang Saputro,ST.,Gr

