ANTUSIASME WARGA PAYUPUTAT MEMPERSIAPKAN SEDEKAH BEDUSUN, PUNCAK ESOK DI GEDUNG SERBAGUNA

ANTUSIASME WARGA PAYUPUTAT MEMPERSIAPKAN SEDEKAH BEDUSUN, PUNCAK ESOK DI GEDUNG SERBAGUNA

BR-V || Palembang, Sumatra Selatan (27 Januari 2026) – Masyarakat Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, tengah menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi dalam mempersiapkan acara sedekah bedusun tahunan, sebuah tradisi lokal yang diadakan secara rutin untuk melestarikan adat budaya serta mempererat tali silaturahmi antar warga.

Sejak pagi hari ini, berbagai tahap persiapan telah dimulai secara terkoordinasi oleh panitia penyelenggara yang terdiri dari tokoh masyarakat, RT/RW, serta perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat. Kegiatan utama dalam tahap persiapan hari ini adalah pemotongan kerbau yang telah disiapkan sebagai salah satu bagian penting dari materi sedekah. Proses ini dilakukan dengan penuh rasa syukur dan sesuai dengan tata cara adat yang telah diwariskan dari leluhur.

Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga lansia, turut hadir dan berkontribusi dengan gotong royong. Beberapa warga membantu dalam pengolahan bahan makanan, merapikan tempat acara, menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan, serta mengatur tata letak area untuk puncak acara besok. Semangat kebersamaan terlihat jelas dari wajah-wajah warga yang penuh semangat dan antusias dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.

Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah aktif berpartisipasi dalam persiapan acara ini. “Sedekah bedusun bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi lebih dari itu adalah bentuk penghormatan kita kepada leluhur dan sarana untuk memperkuat ikatan kekeluargaan antar masyarakat Payuputat. Kami sangat bersyukur karena antusiasme warga sangat tinggi sehingga semua persiapan berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Puncak acara sedekah bedusun akan dihelat pada besok, Rabu (28 Januari 2026), mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Gedung Serbaguna Kelurahan Payuputat. Acara puncak akan diisi dengan upacara adat yang dipimpin oleh tokoh adat setempat, diikuti dengan pembagian hasil sedekah kepada seluruh warga yang ada di kelurahan tersebut, serta berbagai kegiatan hiburan khas daerah untuk menghibur hadirin.

Kepala Kelurahan Payuputat juga mengimbau agar seluruh warga dapat menghadiri puncak acara untuk meramaikan serta bersama-sama merasakan keberkahan dari tradisi yang telah menjadi bagian penting dari identitas masyarakat lokal. “Kami berharap tradisi sedekah bedusun ini tidak hanya tetap lestari, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain tentang pentingnya menjaga budaya dan kebersamaan,” tambahnya.

(Roni Paslah)