beritarepublik-viral.com 26 Januari 2026Garut,beritarepublikviral.Com
Dunia otomotif khususnya cabang balap motor usia dini kembali melahirkan talenta muda berbakat. Kali ini, sorotan tertuju pada Arazka, bocah mungil berusia 7 tahun asal Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menembus lima besar pada ajang Kejuaraan Motor CROS Grasstrack Awal Pembukaan Tahun 2026.
Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, Arazka sukses meraih Juara 5 kelas Minitrail, sebuah capaian yang patut diapresiasi mengingat ketatnya persaingan dan banyaknya peserta dari berbagai daerah. Event ini digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (24–25 Januari 2026), di Sirkuit Lebak Nangka Sejati (LNS), Jalan Selaawi, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, dan diikuti oleh pembalap-pembalap muda potensial dari Jawa Barat hingga luar daerah.
Meski usianya masih sangat belia, Arazka menunjukkan keberanian luar biasa saat memacu tunggangannya di lintasan tanah yang menantang. Dengan postur tubuh kecil dan wajah polos khas anak-anak, Arazka justru tampil penuh percaya diri, mampu mengendalikan motor dengan teknik yang rapi serta konsistensi yang mengundang decak kagum para penonton. Beberapa kali ia terlihat mampu mempertahankan posisi di tengah tekanan pembalap lain yang usianya lebih senior.
Prestasi tersebut tentu bukan datang secara instan. Arazka diketahui merupakan putra pertama dari Rian, mantan pembalap dan sekaligus Pemilik Bengkel AJM 99. Ciambar yang kini fokus mendampingi dan membina langsung perkembangan bakat sang anak. Pengalaman Rian di dunia balap menjadi bekal penting dalam menanamkan dasar teknik, kedisiplinan latihan, hingga mental bertanding kepada Arazka sejak dini.
Pada kejuaraan ini, Arazka juga tergabung dalam satu tim bersama pembalap cilik berbakat lainnya, M. Dilan Ramadhan asal Bogor. Keduanya mendapat dukungan penuh dari Team CPRT 23, AJM 99, Yayasan Dilan Nayyara, serta NaQay MX School, yang selama ini aktif mendorong lahirnya pembalap-pembalap muda potensial di tingkat daerah.
Rian, ayah sekaligus pelatih Arazka, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian putranya tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih bukan semata soal posisi, melainkan tentang proses pembentukan karakter dan mental bertanding.
“Saya bersyukur Arazka bisa tampil percaya diri dan mampu bersaing dengan pembalap lain. Hasil ini bukan hanya soal juara, tapi bagaimana proses latihan, keberanian, dan mental bertandingnya terus berkembang,” ujar Rian kepada beritarepublik-viral.com, Minggu (25/1/2026).
Ia juga berharap ke depan Arazka dapat terus mendapatkan dukungan, baik dari keluarga, komunitas balap, maupun pihak-pihak yang peduli terhadap pembinaan atlet usia dini.
“Harapan saya, Arazka bisa terus rajin berlatih, tetap rendah hati, dan suatu saat mampu mengharumkan nama Sukabumi di level yang lebih tinggi. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak,” tambahnya.
Keberhasilan Arazka menembus lima besar ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet otomotif muda. Dengan pembinaan yang terarah, dukungan tim yang solid, serta lingkungan yang positif, bukan tidak mungkin Arazka akan tumbuh menjadi salah satu pembalap andalan di masa depan.
Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di daerah untuk berani bermimpi, berlatih dengan tekun, dan menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi di tingkat kompetisi.
Jurnalis : Bambang Saputro,ST.,Gr
Posted inOlahraga



