Cigombong beritarepublik-viral.Com
Hujan deras berintensitas tinggi disertai hembusan angin kencang melanda wilayah Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan atap dapur rumah seorang warga bernama Ibu Ihat ambruk, memicu kerusakan material serta kepanikan warga sekitar.
Peristiwa terjadi di Kampung Loji RT 002 RW 009, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong. Berdasarkan keterangan warga, hujan turun sejak pagi hari dengan disertai angin kencang yang membuat struktur bangunan bergetar sebelum akhirnya atap dapur rumah korban roboh.
Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas di area dapur sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.
Tim Tanggap Darurat Kecamatan Cigombong melaporkan bahwa kerusakan hanya terjadi pada bagian dapur rumah, namun dampaknya cukup signifikan karena mengganggu aktivitas sehari-hari keluarga korban. Peristiwa ini pun langsung mendapat perhatian dari aparat setempat.
Kanit Satpol PP Kecamatan Cigombong, Widodo, SE, menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak cepat setelah menerima laporan.
“Langkah awal yang kami lakukan adalah memastikan keselamatan korban, melakukan pendataan kerusakan, serta memberikan imbauan kepada warga sekitar agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” ujarnya.
Sebagai bentuk respons cepat, bantuan darurat berupa terpal dan beras telah disalurkan kepada keluarga Ibu Ihat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar sekaligus menjadi penutup sementara pada bagian rumah yang rusak.
Dalam penanganan di lapangan, unsur yang terlibat antara lain Satpol PP Kecamatan Cigombong, Babinsa Desa Pasir Jaya, serta RT dan RW setempat. Sinergi lintas sektor ini menjadi wujud nyata kepedulian aparat terhadap keselamatan masyarakat.
Sementara itu, Camat Cigombong, R.E. Irwan Somantri, S.STP., MM, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem, khususnya di musim penghujan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk memperhatikan kondisi bangunan rumah, memastikan atap terpasang kuat, serta memangkas pohon-pohon yang berpotensi membahayakan. Jika terjadi kejadian darurat, segera laporkan kepada aparat desa, RT/RW, atau pihak kecamatan agar dapat segera ditangani,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kecamatan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait guna memperkuat pemantauan wilayah serta meminimalisir risiko bencana ke depan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dalam membantu sesama.
Jurnalis : Bambang Saputro,ST.,Gr| beritarepublik-viral.com

