Sari Lorong Sufi
Oleh Abdul Hakim
Manusia adalah Khalifah Allah di muka bumi, firman Indah Allah Ini Ja’ilun fil Ardhi Khalifah (QS Al- -Baqarah: yang menjadi wakil sekaligus penguasa dunia dibanding makhluk lainnya.
Allah memberikan kekuasaan bagi sebagai Raja, sebagai Nabi dan Rasul, pengusaha hebat dan sebagai ulama sekaligus sufi, menempatkan manusia sangat penentu dunia.
Sifat kesufian menjadi satu karakter rohani yang tangguh, sebagai modal spiritual, manakala ia terlalu asyik menikmati dunia. Sifat itu sekaligus menjadi pedoman arah di dalam diri berupa fitrah iman yang dikombinasi dengan fitrah Ihsan (kebaikan utama), untuk kompas mengarungi perjalan prilaku fisik, mental dan pikiran. Simbol ajaran kesufian menjadi “ilmu” tertinggi kunci ma’rifat (mengenal Allah sedekat-dekatnya) dan tahu segala apa yang menjadi karangan dan perintah Allah untuk melakukan tindakan kehidupan.
Sifat kesufian seorang ahli ma’rifat membawa pendakian amalnya menggapai sisi ketuhanan sekalian sisi kemanusiaan.
Seorang sufi bisa menjalani semua tangga ilmu syariat, tarikat, hakikat dan ma’rifat baik bertingkat berdasarkan jenjangnya atau sekaligus.
Semua tergantung bagaimana hidayah Allah merasuk dalam hati”roh” sufi.
Faham ilmu kesufian dikaji sejak kenabian Muhammad S.A.W. yang menyempurnakan berdasarkan wahyu. Murid Rasul yakni para sahabat, dan mereka yang dekat dengan pribadi Muhammad tinggal mempraktikkan amaliahnya. Kehidupan Baginda Rasul simbol kesufian dan kecintaan.
Rasulullah, memiliki jenjang Cinta tiada Tara, cinta tanpa Pamrih Beliau mewakili Allah dalam kasih sayang semesta. Penghampiran menuju Allah dalam jejak histori Baginda Muhammad (Ahsanul khalikin) akhlak terbaik di antara makhluk.
Mechael H.Hart menempatkan tokoh utama (kunci) orang paling berpengaruh 100 tokoh dunia sepanjang sejarah kemanusiaan di atas Isa (di dunia Kristen dikenal Yesus). Artinya jenjang cinta menonjolkan pengaruh yang luar biasa dalam sesi kehidupan beliau.
Baginda Muhammad diabadikan Allah berdampingan nama yang selalu disebut dalam azan dan syahadat serta zikir Muslim sepanjang detik kehidupan di kalangan umat Islam.
Syahadah bukti menjadi muslim dipatrikan Allah seakan setara dengan nama Allah sendiri manakala disebut dalam setiap tindakan iman Islam dan Ihsan umat muslim. Allah sangat memberi lisensi keagungan setelah keagunganNya. Ini lah bukti jejak cinta tertinggi mahaguru segala tokoh sufi di dunia.
Lisensi cinta dalam ayat-ayat ayat cinta kiriman Tuhan terpatri dalam lembaran 114 surah Alquran dan 4444 ayat di dalamnya, sebagai Ayat kecintaan Allah kepada Baginda Rasul dan umatNya.
Jejak cinta kesufian mutlak diikuti bagi oleh yang ingin menggapai ilmu sekaligus mau berpengetahuan berpengalaman sufi, serta kita selaku pengikutnya untuk menjadi kompas kehidupan. Terlepas kita baik sebagai sufi maupun Awan. Semua line ajaran sufi tentang cinta sebagai garis lurus menapaki kehidupan yang semakin komplek ke depannya. habis ( Bagian ke-2 dari sambungan Surat Cinta dari Allah…. ) H.Abdul Hakim, M.Ag. Dosen Ilmu Tasawuf dan Sufisme Kontemporer Fak. Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin Kalimantan Selatan.

