Hujan Lebat Berkepanjangan, Jakarta Dikepung Banjir Sejak Pagi Hari

Hujan Lebat Berkepanjangan, Jakarta Dikepung Banjir Sejak Pagi Hari

BR – Viral.com | Jakarta – Hujan lebat disertai badai yang mengguyur Jakarta (12/12/2026) sejak dini hari menyebabkan banjir di hampir seluruh wilayah Ibu Kota.

Genangan air mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan meluas ke sejumlah kawasan permukiman, ruas jalan utama, hingga kawasan industri.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan akibat tingginya genangan air.

Salah satu titik terparah berada di Jalan Danau Sunter Utara arah Tanjung Priok, tepatnya di depan kawasan industri PT Astra dan PT Denso, di mana arus lalu lintas dilaporkan lumpuh total.

Seorang warga berinisial AK, yang enggan disebutkan identitas lengkapnya, menyampaikan bahwa intensitas hujan kali ini berada di luar perkiraan warga.

“Hujan kali ini benar-benar di luar prediksi. Saya melintas di Jalan Danau Sunter Utara arah Tanjung Priok, tepat di depan PT Astra dan PT Denso, dan jalan sudah tidak bisa dilewati karena banjir,” ujar AK.

Menurut AK, banjir yang kembali terjadi menunjukkan perlunya langkah serius dan berkelanjutan dari pemerintah serta para pemangku kepentingan terkait dalam penanganan sistem drainase dan pengelolaan lingkungan di Jakarta.

“Saya berharap pihak yang menangani tata dan kelola wilayah segera memperbaiki got-got, aliran sungai, gorong-gorong, serta saluran air di lingkungan warga. Jangan menunggu kejadian baru bergerak. Saat ini sudah masuk musim hujan, apalagi akan berdekatan dengan momen Imlek,” katanya.

Di akhir keterangannya, AK berharap pemerintah lebih peka terhadap kondisi yang terjadi di lapangan, khususnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, serta seluruh aparat dan instansi terkait.

“Saya berharap pemerintah benar-benar peka dengan keadaan di sekitar, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, serta aparat terkait. Jangan menunggu situasi semakin parah baru bertindak. Masyarakat sangat membutuhkan kehadiran dan respons cepat pemerintah,” tutup AK.

(Red/JYa)