Dampak hujan deras dalam satu Minggu terakhir, dan air pasang laut dua Rode per-1x24jam membuat debet air naik lebih satu meter dan merendam sebagian rumah warga sampai naik ke dalam di atas 20 sentemeter Wilayah yang kena banjir kiriman air laut dan hujan, sebagian besar Pemurus dalam dan zona Banjarmasin Selatan, Jl.Lambung Mangkurat, Banjarmasin Utara, Banjarmasin Tengah dan wilayah2 rendah dan bagian yang macet arus air Ditengara debet air tidak bisa keluar dari tampungan sungai di Banjarmasin disebab sampah macet penutup gorong-gorong, sungai buntu, dan tata bangunan perumahan yang sebagian ketika membuat setplan tidak disyaratkan oleh badan tata kota dan lingkungan hidup, sebagai usaha mengantisipasi banjir dengan membuka gorong-gorong atau jembatan untuk lebar sebagian upaya membuatkan jalur air ketika musin hujan
Tata kelola perumahan ke depan selain bersifat panggung bangunannya, juga wajib studi kelayakan Amdal bagi developer.
Upaya lain bisa juga pemerintah kota membuat sumur serapan atau sumur endapan untuk mempercepat penyurutan air di musim hujan.
Warga Banjarmasin ke depan wajib mengelola sampai secara mandiri dan membuat pilahnya awal supaya jangan menumpuk di TPA (Tempat Pembuangan Akhir).Beberapa kajian awal tentang banjir kota lebih bersifat non alamiah, selain hujan dan pasang air, juga belum maksimalnya fungsi sistem irigasi kota, sumur serapan yang tidak ada, termasuk juga pembuangan air yang minin, dan alur pembersihan sungai2 secara berkala, termasuk didalamkannya sungai- Sungai di Banjarmaain wajib di kerok ulang dan didalamkan oleh alat dengan nengerok lagi supaya sungai jadi dalam Mengurangi tampungan debet air.By Ali Wardani dan Abdul Sani
Posted inNot Katagori

