Santunan Anak yatim Piyatuh Awal Tahun GMBI distrik Gresik

Santunan Anak yatim Piyatuh Awal Tahun GMBI distrik Gresik

BeritaRepublikviral.com || Gresik Mengawali tahun baru 2026 dengan semangat kepedulian sosial, **LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik** menggelar kegiatan **santunan anak yatim dan kaum duafa**, sebagai bentuk komitmen nyata dalam menebar keberkahan dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

 

Kegiatan santunan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan. Puluhan anak yatim dan kaum duafa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan doa bersama, pemberian santunan, serta tausiyah singkat yang menyejukkan hati. Momentum awal tahun ini dimanfaatkan LSM GMBI Distrik Gresik untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat rasa empati dan solidaritas sosial.

 

Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, **Hudin**, dalam pesannya menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim memiliki nilai spiritual yang sangat besar. Ia menuturkan, *“Wirid dan doa adalah **buroq** bagi anak yatim, yang akan mengangkat derajat dan menjadi jalan keberkahan, baik bagi anak-anak yatim itu sendiri maupun bagi kita semua yang peduli kepada mereka.”*

 

Lebih lanjut, Hudin berharap kegiatan santunan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, melainkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus berbagi dan memperhatikan nasib anak yatim serta kaum duafa. *“Harapan kami, anak-anak yatim yang menerima santunan ini kelak tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu meraih masa depan yang lebih baik,”* ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa LSM GMBI Distrik Gresik akan terus konsisten menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan santunan di awal tahun 2026 ini, GMBI berharap dapat menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar tahun 2026 membawa keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, khususnya anak yatim dan kaum duafa di Kab Gresik