Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Abdul Mu’ti Pastikan Dukungan untuk Korban
BY. BR-V JAKARTA, Jumat 07 November 2025 | 17: 48 Wib
Kepanikan yang terjadi saat ledakan terjadi di SMA Negeri 7 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Pendidikan Dasar dan Menengah Yaitu Bapak Abdul Mu’ti merespons ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jumat, 07 November 2025, sekitar pukul 12.30 WIB. Siang.
Saat ini pihaknya fokus dengan para korban agar mendapatkan penanganan yang baik. Informasi awal menyebutkan adanya sejumlah korban luka yang saat ini sedang menjalani perawatan medis.
“Kemendikdasmen terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan aparat keamanan yang saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian,” kata Mu’ti dalam keterangannya.
Kemendikdasmen mendukung rehabilitasi fasilitas yang terdampak, agar tidak mengganggu kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah.
Selain itu, Kemendikdasmen akan melalukan pemulihan pasca kejadian, dengan menyiapkan layanan pendampingan psikologis bagi siswa, guru dan warga sekolah.
“Kita ingin memastikan kondisi mental dan emosional tetap terjaga. Kami mengapresiasi langkah cepat seluruh pihak dalam penanganan awal di lapangan,” ujarnya.
Ledakan terjadi di areal SMA Negeri 7 Kelapa Gading yang berada dalam Komplek Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Sumber ledakan diduga berasal dari sound system masjid sekolah saat menggelar sholat Jum’at.
“Kami mengimbau menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Kemendikdasmen memastikan dukungan penuh bagi sekolah dan para korban dalam proses pemulihan,” jelas Abdul Mu’ti.
Sementara, berdasarkan hasil pengumpulan informasi awal, belum dapat dipastikan sumber ledakan, dari bahan peledak atau akibat kelistrikan di sekolah.
Situasi pasca ledakan masih kondusif, namun menimbulkan keresahan di kalangan siswa, guru dan masyarakat sekitar. Di lokasi kenadian ditemukan bom rakitan, remot beserta senjata airsoft gun laras panjang dan senjata laras pendek jenis revolver.
