🤝 BISIK ADAT DAN MUFAKAT SUCI: DAHLER DT. PANGHULU SATI KEMBALI MEMIMPIN LKAAM SAWAHLUNTO

🤝 BISIK ADAT DAN MUFAKAT SUCI: DAHLER DT. PANGHULU SATI KEMBALI MEMIMPIN LKAAM SAWAHLUNTO

Beritarepublikviral.com//SAWAHLUNTO, – Angin sejuk Kota Sawahlunto seolah berhembus lebih lembut membawa kabar gembira. Awan di langit Ombilin tampak teduh menyaksikan sebuah peristiwa agung yang menghidupkan kembali denyut nadi budaya. Di ruang sakral Saka Ombilin Heritage Hotel, Rabu (20/5/2026), Musyawarah Daerah (Musda) VI Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto telah melahirkan kesepakatan suci nan abadi.

Bumi yang mewarisi jejak sejarah tambang dan peradaban ini kembali menitipkan amanah luhur kepada sosok yang teruji jiwanya: Ir. Dahler Dt. Panghulu Sati. Melalui tangan mufakat dan suara bulat yang menyatu dalam hati, beliau terpilih secara aklamasi untuk kembali memegang tampuk kepemimpinan LKAAM Sawahlunto sepanjang masa bakti 2026 hingga 2031.

Keputusan mulia ini bukan lahir dari pertarungan yang riuh, melainkan dari bisik halus kebijaksanaan para tetua dan perwakilan adat dari empat penjuru kecamatan se-Kota Sawahlunto. Mereka duduk melingkar bagai anak dan bapak dalam satu rumah besar, menepuk dada dan bersatu kata. Suasana kekeluargaan terasa begitu hidup; setiap senyum dan tatapan saling menguatkan seakan prinsip luhur “Bulek aia dek pambuluh, bulek kato dek mufakat” itu menjelma nyata, berjalan tegak memimpin prosesi yang damai dan bermartabat.

Musda VI ini bukan sekadar seremonial pergantian pucuk pimpinan. Ia adalah momentum emas, di mana adat bangkit berdiri gagah sebagai tiang penyangga jati diri bangsa. Lembaga ini kini berdiri kokoh menjadi benteng moral yang tak mudah runtuh diterpa arus zaman modern. Ia hadir sebagai sahabat setia dan mitra strategis bagi pemerintah daerah, menjaga keseimbangan antara kemajuan duniawi dengan kelestarian jiwa budaya.

Terpilihnya kembali Dahler Dt. Panghulu Sati ibarat menyematkan kembali perisai kepercayaan di bahu yang kuat. Di bawah arahannya, harapan bersemi subur: nilai-nilai luhur akan terus dijaga agar tidak pudar dimakan waktu, tali persaudaraan antarwarga akan terjalin semakin erat dan hangat, serta setiap langkah pembangunan daerah akan berpijak kokoh di atas landasan suci Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Filsafat agung ini akan menjadi kompas yang menuntun Sawahlunto melangkah menuju masa depan yang makmur dan penuh berkah.

Drs. Marwan, M.Pd., Dt. Panghulu Dirajo selaku Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan rasa syukur yang meluap di dada. Beliau mengapresiasi segenap peserta dan panitia yang telah bekerja dengan hati, menjadikan musyawarah ini sukses tanpa cela.

“Lihatlah, kesatuan hati telah bicara dengan bahasanya sendiri. Semoga amanah berat ini dipikul dengan bijaksana, penuh tanggung jawab, dan ketulusan jiwa. Semoga Dahler Dt. Panghulu Sati beserta seluruh pengurus yang kelak terbentuk, mampu menabur benih kemajuan, merawat harmoni, dan membawa kemuliaan bagi adat serta seluruh masyarakat Sawahlunto tercinta,” ucapnya dengan nada yang sarat doa dan harapan.

Kini, adat telah berbicara. Mufakat telah bersaksi. Sawahlunto siap melangkah bersama cahaya kepemimpinan yang bijaksana.✨(Tb Mhd Arief Hendrawan)